Cegah Banjir, Dinas PUPR Kota Kediri Gencar Revitalisasi Drainase
Kediri Kota, Lensa Barometer Indonesia||Musim kemarau yang panjang ini benar-benar dimanfaatkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kediri. Puluhan titik drainase di Kota Tahu dilakukan revitalisasi. Mereka berharap dapat mencegah banjir di musim penghujan.
Kepala Dinas PUPR Kota Kediri Endang Kartika Sari melalui Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga I Made Dwi Permana mengatakan, kalau ditotal semuanya kurang lebih Rp 15 miliar (anggaran revitalisasi drainase dan trotoar, Red) dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, red).
“Ada yang hanya drainase saja, ada yang pengerjaannya termasuk drainase dan trotoar. Yang termasuk trotoar ada lima titik,” tutur Made. Jumat (1/9/2023).
Informasi yang diperoleh media ini, sedikitnya 30 titik drainase yang dibongkar dan dilakukan revitalisasi tahun ini. Pengerjaannya bervariasi. Termasuk beberapa di antaranya mencakup revitalisasi trotoar yang tersebar di Kota Kediri.
Salah satu titik yang paket pengerjaannya termasuk revitalisasi trotoar adalah di jalan Pattimura Kota Kediri. Di sana, proyeknya akan tersambung dengan crossing rel kereta api (KA). Panjangnya berkisar 30 meter ke timur dari arah perlintasan KA.
“Sekarang masih proses pembuatan saluran crossing yang di bawah rel itu,” terangnya.
Made menargetkan proyek revitalisasi drainase itu segera rampung. Proyek yang pengerjaannya mulai dilakukan sejak Juli lalu. Rencananya akan selesai pada Desember mendatang. Terkait teknis proyek, seluruh drainase ini tidak sama pengerjaannya. Itu untuk menyesuaikan lokasi dan kebutuhan di masing-masing titik yang juga berbeda.
Tergantung lebar saluran dan desainnya juga tergantung lokasinya. Karena ada saluran yang sampai masuk di pinggir badan jalan.
“Sehingga, harus dibuat lebih kuat karena pasti dilewati kendaraan. Kalau seperti itu, kita pasang box culvert,” tukas Made. (Fn/






