Kasus Covid 19 Di Kota Kediri Meningkat, Dinkes Kembali Aktifkan Satgas Sekolah
Kediri, Lensa Barometer Indonesia. Pemkot Kediri melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota, menggelar kegiatan penguatan kapasitas surveilans dan imunisasi untuk penguatan pengawasan pembelajaran tatap muka (PTM) di Hotel Lotus, Senin malam (21/11).
BACA JUGA:
SATUAN YONKES 2/ DIVIF 2 KOSTRAD TERIMA KUNJUNGAN KERJA KAPUSKESAD
Hal ini untuk menekan angka kasus Covid-19 yang kembali naik akhir-akhir ini di Kota Kediri.
Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular (P2P) Dinkes Kota Kediri Hendik Suprianto mengatakan, adanya varian baru Covid-19, yaitu Omicron XBB telah meningkatkan jumlah kasus Covid-19. Tidak hanya di Kota Kediri, namun hal ini juga terjadi di berbagai wilayah di Indonesia.
“Sehingga kita meningkatkan kembali upaya protokol kesehatan, khususnya di sekolah,” ujarnya.
Melihat data yang ia miliki, jumlah kasus aktif Covid-19 di Kota Kediri saat ini berjumlah 35 kasus. Untuk itu kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan juga perlu ditingkatkan lagi.
Dengan mengumpulkan perwakilan sekolah yang ada di Kota Kediri, dia berharap, bisa meningkatkan koordinasi antara sekolah dengan Dinkes, Puskesmas, TNI, serta Polri dalam rangka mengawal PTM yang berlangsung ini.
“Kami juga mengimbau agar mengurangi kegiatan-kegiatan yang tidak perlu. Untuk kegiatan yang mendatangkan massa juga harus kita lihat kemampuan daya tampung tempat serta fasilitas pendukungnya. Sehingga tidak sampai terjadi penumpukan massa yang akhirnya mempengaruhi penerapan prokes,” ujar Hendik.
Lebih lanjut, upaya lain yang ditempuh adalah dengan kembali mengaktifkan satgas Covid-19 internal sekolah. Dengan begitu, pengawasan terhadap prokes juga bisa semakin diperhatikan di sekolah.
“Dalam waktu dekat juga akan dilakukan pemeriksaan ke sekolah-sekolah. Sejauh mana tingkat penerapan prokes di setiap sekolah,” pungkasnya.(fn/dre)






