Bupati Malang dan Wagub Jatim Dampingi Menteri PKP Cek Rumah Subsidi MBR
Malang, lenbari.com | Rabu, 1 Juli 2026 — Bupati Malang, Sanusi, bersama Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Dr. Ir. Budiar, M.Si, mendampingi kunjungan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, ke Perumahan Lawang Park Residence 2, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Rabu (1/7) malam.
BACA JUGA :
Hadapi Ancaman Kelud, Bupati Malang Minta Kesiapan Maksimal Lewat Gladi Posko
Setibanya di kompleks perumahan bersubsidi tersebut, Menteri PKP meninjau langsung unit rumah yang dibangun melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), yakni program pemerintah untuk mendukung kepemilikan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Dalam kesempatan tersebut, Maruarar Sirait mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Malang, khususnya Bupati Malang, atas dukungan dalam menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait percepatan program perumahan subsidi.
“Terima kasih Pak Bupati Malang yang telah mendukung dan menjalankan arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto. Presiden menginstruksikan agar pemerintah menggratiskan BPHTB dan PBG. Sementara itu, perbankan menerapkan uang muka satu persen, bunga lima persen, serta tenor hingga 40 tahun agar cicilan lebih ringan,” ujar Maruarar.
Usai meninjau kondisi bangunan dan berdialog dengan sejumlah penghuni, Menteri PKP memberikan penilaian 8,5 terhadap kualitas Perumahan Lawang Park Residence 2. Ia menilai fasilitas dasar dan kualitas bangunan cukup baik serta layak huni bagi masyarakat.
“Saya beri nilai 8,5 karena airnya bagus, rumahnya bagus, temboknya tidak retak, dan berdasarkan keterangan warga juga tidak mengalami banjir. Kualitas rumah subsidi harus terus dijaga agar masyarakat memperoleh hunian yang nyaman dan layak,” tegasnya.
BACA JUGA :
Selain itu, Maruarar juga mengungkapkan bahwa realisasi pembangunan rumah subsidi di Jawa Timur hingga pertengahan tahun 2026 baru mencapai sekitar 8.600 unit dari target 40 ribu unit. Oleh karena itu, ia mendorong pemerintah daerah untuk terus mempercepat penyaluran program FLPP agar semakin banyak masyarakat berpenghasilan rendah dapat memiliki hunian layak
Editor | David






