Gerakan Pangan Murah Diserbu Emak – Emak di Kediri
Kediri, Lensa Barometer Indonesia.
Sebagai salah satu upaya untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok di Kota Kediri, sekaligus dalam rangka memperingati Hari Pangan Dunia ke-43 Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DPKP) menggelar Gerakan Pangan Murah di depan Taman Makam Pahlawan Joyoboyo, Senin (16/10/2023). Pada gerakan pangan murah ini, Pemkot Kediri tak hanya menggandeng Bulog dan Badan Pangan Nasional, namun juga distributor, petani dan peternak lokal.
š½š¼š¾š¼ š ššš¼:
Kesiapan Pengamanan Pemilu 2024, Polres Kediri Gelar Simulasi Sispamkota
Ratusan emak-emak diĀ KediriĀ rela berpanas-panasan untuk mengantre sembako murah, walaupun harus sambil menggendong bayi.
Harga sembako terutama beras di Kediri memang masih cukup tinggi. Ini yang membuat mereka, juga terlihat para Lansia rela berpanas-panasan demi mendapatkan sembako dengan harga murah.
Kendati dalam pembelian beras jenis SPHP iniĀ dibatasi hanya 2 bungkus, atau 10 kilogram untuk setiap warga, namun mereka tetap rela mengantre. Antrean bahkan mengular pada pembelian komoditas minyak goreng.
š½š¼š¾š¼ š ššš¼:
Humas Polri Gelar Pasukan Kesiapan Satgas Humas Dalam Pengamanan Pemilu 2024
Sri Widiastuti, lansia pembeli beras mengaku rela mengantre lantaran harga di pasaran masih sekitar Rp14.000 per kilogram. Sementara dalamĀ operasi pasarĀ ini, harga beras kualitas medium hanya dijual seharga Rp52.000 per lima kilogram, atau Rp10.400 per kilogram.
āIni tadi membeli beras dan bawang merah, untuk berasnya lumayan murah, hanya Rp52.000 perlima kilogram, kalau di pasaran masih sekitar Rp14.000 per kilogramnya,ā kata Sri Widiastuti
Sementara itu Suprihatin, pembeli minyak goreng mengaku dalam operasi pasar tersebut harga minyak goreng selisih Rp1.500 lebih murah dari harga di pasaran.
āKalau saya tadi membeli minyak goreng sama tepung, hanga minyaknya selisih Rp1.500 dengan di pasaran,ā jelasnya
Sementara itu, Muhammad Ridwan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri mengatakan, dalam operasi pangan murah ini disediakan 8 ton beras murah. Ia juga memastikan harga yang dijual di bawah harga pasaran.
Selain beras mereka juga menyediakan telur, bawang merah, bawang putih, minyak goreng.
āDalam gerakan pangan murah ini kami menyediakan bergam sembako, meliputi beras, minyak goreng, telur, bawang merah dan putih, dan gula. Tujuannya agar masyarakat dapat terbantu untuk mendapatkan sembako dengan harga murah ditengah kurang stabilnya harga sembako akhir-akhir ini,ā jelas Ridwan
Ridwan menambahkan, dalam operasi pangan murah ini, beras premium kemasan 5 kilogram dijual seharga Rp67.500, beras SPHP Rp52.000, minyak goreng 1 liter dijual Rp14.500, gula pasir satu kilogram Rp14.200. Sedangkan telur perkilogram Rp22.500, bawang merah Rp15.000, dan bawang putih Rp30.000 per kilogram.(šš£






