Program MBG dan Ketahanan Pangan Prabowo Dipuji Dunia Usaha
JAKARTA LENBARI.COM |Presiden Prabowo Subianto menuai apresiasi dari kala kingan dunia usaha atas sejumlah kebijakan strategis yang dinilai berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat dan penguatan ketahanan pangan nasional.
Dukungan tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Pangan Kamar Dagang dan Industri Indonesia, Mulyadi Jayabaya, yang menilai program-program pemerintah telah memberikan manfaat nyata, khususnya bagi masyarakat kecil dan para petani.
BACA JUGA :
Salah satu kebijakan yang mendapat sorotan positif adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini dinilai mampu menjawab persoalan mendasar terkait akses gizi anak-anak, terutama di wilayah desa dan daerah terpencil.
“Anak-anak sekolah di desa terpencil sebelumnya banyak yang tidak sarapan bahkan makan siang. Dengan adanya program MBG dari Presiden Prabowo, ini sangat luar biasa,” ujar Jayabaya dalam pertemuan Presiden dengan jajaran Kadin pusat dan daerah di Istana Negara, Jumat (31/7/2026).
Selain itu, Jayabaya juga mengapresiasi langkah pemerintah yang menempatkan ketahanan pangan sebagai prioritas utama. Menurutnya, kebijakan tersebut krusial untuk menjamin ketersediaan pangan bagi sekitar 280 juta penduduk Indonesia melalui peningkatan produksi dalam negeri.
“Ketahanan pangan menjadi langkah nomor satu yang sangat penting. Ketersediaan pangan ini sangat kami dukung,” tegasnya.
Dalam mendukung agenda tersebut, Kadin mendorong penguatan penyediaan bibit unggul yang sesuai dengan karakteristik wilayah, peningkatan akses pembiayaan bagi petani, serta optimalisasi peran penyuluh pertanian lapangan guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.
Tak hanya itu, penyederhanaan tata kelola distribusi pupuk juga mendapat apresiasi. Kebijakan tersebut dinilai berhasil memangkas rantai birokrasi yang selama ini menjadi kendala utama petani dalam memperoleh pupuk.
“Sekarang distribusi pupuk sudah jauh lebih baik. Dulu persoalan terbesar petani adalah sulitnya mendapatkan pupuk,” ungkapnya dikutip dari Setpres
Di luar sektor pangan, Jayabaya juga menyoroti besarnya potensi investasi di daerah. Ia mencontohkan pengembangan kawasan industri serta masuknya investasi sektor garmen di Kabupaten Lebak, Banten, sebagai sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, kemudahan perizinan, dukungan infrastruktur, serta ketersediaan energi akan semakin memperkuat daya tarik Indonesia di mata investor global.
Jayabaya menegaskan, arah kebijakan Presiden memberikan optimisme bagi dunia usaha untuk terus mempererat kemitraan dengan pemerintah.
“Kami siap berpartner dengan pemerintah dan mendukung penuh langkah-langkah Presiden dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat,” pungkasnya.
BACA JUGA :
Bersih Desa Kedungsalam Meledak! Wayang Kulit Semalam Suntuk Satukan Warga dan Pimpinan Daerah






