Harga Beras Melambung Tinggi, Wali Kota Kediri Sidak Lokasi Operasi Pasar Beras Murah
Kediri, Lensa Barometer Indonesia.
Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar, memantau langsung ke lokasi gerakan pangan murah dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan di Kota Kediri. Gerakan pangan murah ini, pada komoditi beras karena seminggu terakhir ini harga beras di pasaran melambung tinggi.
Walikota Kediri bersama Kepala Kantor perwakilan wilayah Bank Indonesia (KPwBI) Kediri, hari ini melihat gerakan pangan murah di Kantor Kecamatan Kota dan di Kantor Kelurahan Betet Kota Kediri, Senin (11/9).
Mas Abu mengatakan, pihaknya bersama TPID Kota Kediri telah menyiapkan operasi pasar beras murah ini, untuk menstabilkan harga beras di pasaran. Karena kenaikannya mencapai 6 persen.
“Sebenarnya kita sudah memprediksi lama kenaikan harga beras. Kami juga sudah rapat dengan presiden bahwa memang ada kenaikan harga beras saat ini. Kenaikannya ini kurang lebih hampir 6 persen. Lalu kami mempersiapkan operasi pasar (OP) beras ini,” ujar Walkot Kediri.
Operasi Pasar Beras ini hanya diperuntukkan bagi warga KTP Kota Kediri. Tiap orang hanya boleh membeli maksmal 10 kg beras. Abdullah Abu Bakar menjelaskan bahwa harga beras di pasaran saat ini masih belum mengalami penurunan.
Wali Kota Kediri meminta bagi warga yang ingin membeli beras murah ini bisa datang ke salah satu satu titik lokasi yjang ditentukan. Harapannya ada dan masifnya operasi pasar, nantinya bisa mempengaruhi harga dan bisa menstabilkan harga.
Sementara itu Kepala Kantor Perwakilan wilayah Bank Indonesia (KPwBI) Kediri Muhamad Choirur Rofik mengatakan, salah satu program untuk menstabilkan harga beras dengan operasi pasar beras murah ini. “Agar harga beras di pasaran tetap stabil. Jika setelah operasi pasar ini harga beras tetap tinggi, maka TPID Kota Kediri akan melakukan sidak pasar dan pengecekan stok beras di Kota Kediri,” ucapnya.
Adapun titik lokasi Operasi Pasar Beras kali ini yakni Kantor Kelurahan Tempurejo, Kantor Kelurahan Banjarmlati, Kantor Kelurahan Semampir, Kantor Kelurahan Bangsal, Kantor Kelurahan Betet, Kantor Kecamatan Kota, Kecamatan Mojoroto, Kantor Kelurahan Ngronggo, Kantor Kelurahan Mrican dan Kantor Kelurahan Setonopande.
Untuk diketahui, mulai 7 hingga 13 September, Pemerintah Kota Kediri bersama TPID Kota Kediri dan Bulog telah menunjuk Kelurahan masing-masing yang menjadi tempat untuk distribusi beras murah.(fn)






