BPK Mantapkan Kesiapan Jadi Anggota UN BoA Lewat Konferensi Internasional di Bali
(Foto Humas BPK)
LENBARI.COM || Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK) menyelenggarakan United Nations Board of Auditors (UN BoA) Familiarization Conference for the Audit Board of Indonesia di Bali pada 23 – 27 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian konferensi pada 20 s.d. 27 April 2026 sebagai persiapan bagi BPK untuk menjalankan peran strategisnya sebagai anggota UN BoA periode 2026-2032. Rangkaian konferensi ini diawali dengan pre-induction program yang dibuka oleh Wakil Ketua BPK, Budi Prijono pada 20 April 2026.
Konferensi ini menjadi pertemuan strategis untuk mendukung transisi mandat UN BoA secara berkelanjutan serta memperkuat kontribusi Indonesia dalam mendorong akuntabilitas dan tata kelola keuangan di lingkungan Perserikatan Bangsa‑Bangsa (PBB).
BACA JUGA :
Pemkab Malang Perkuat Tata Kelola Limbah MBG, Ratusan SPPG Disatukan dalam Forum Teknis Bersejarah
Direktur Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara VIII dan Organisasi Internasional (Dirjen PKN VIII dan OI) BPK, Bahtiar Arif, menekankan pentingnya pemahaman yang komprehensif terhadap sistem PBB serta penerapan kebijakan, metodologi, dan praktik pemeriksaan profesional yang selaras dengan standar UN BoA. Ia menegaskan bahwa mandat pemeriksaan dari Majelis Umum PBB hanya dapat dijalankan secara efektif melalui kolaborasi dan koordinasi yang kuat antar Lembaga Pemeriksa Anggota UN BoA sepanjang siklus pemeriksaan.
Chair of Audit Operations Committee (AOC), Richard Bellin dari Cour des Comptes (SAI Prancis), menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan konferensi ini dan menyoroti pentingnya keikutsertaan Indonesia dalam UN BoA untuk menjaga kesinambungan serta kualitas pemeriksaan eksternal PBB.
Melengkapi perspektif dari PBB, UN Under‑Secretary, Catherine Pollard menegaskan bahwa pemeriksaan dan pengawasan independen merupakan fondasi penting dari agenda reformasi UN80 serta elemen kunci dalam menjaga kredibilitas PBB di tengah transformasi sistem secara menyeluruh. Ia juga menekankan kerja sama penuh Sekretariat PBB dengan UN BoA dalam memperkuat akuntabilitas serta memastikan hasil reformasi yang transparan dan berkelanjutan. Hadir dalam konferensi ini adalah UN Under-Secretary General Office of Internal Oversight Services (OIOS), Fatoumata Ndiaye, merupakan mitra strategis BoA dalam menjalankan mandatnya sebagai pemeriksa eksternal PBB.
BACA JUGA :
“Tasyakuran HUT ke-65 Divif 2 Kostrad: Perkuat Semangat Pengabdian untuk NKRI”
Melalui konferensi ini, BPK menegaskan kesiapan institusional dan sumber daya manusianya untuk berkontribusi secara profesional dan kolaboratif dalam penguatan akuntabilitas global,dikutip dari BPK
Editor David






