Pemkot Kediri Salurkan BLT DBHCHT Untuk 4.561 Buruh Rokok dan Buruh Tani Tembakau

0

 

π™†π™€π˜Ώπ™„π™π™„ π™‡π™€π™‰π˜½π˜Όπ™π™„. π˜Ύπ™Šπ™ˆ
Wali Kota Kediri menyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) kepada 4561 penerima manfaat di GOR Jayabaya, Kota Kediri, Minggu (22/10/2023). Tiap penerima manfaat mendapatkan 1 juta rupiah yang disalurkan melalui Bank Jatim.

Mas Abu panggilan akrab Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar kepada awak media mengatakan bahwa, para penerima manfaat ini merupakan warga Kota Kediri yang bekerja sebagai buruh pabrik rokok dan buruh tani tembakau, baik yang bekerja di Kota Kediri maupun luar kota Kediri seperti Magetan, Madiun, Sidoarjo, Pasuruan.

β€œBantuan ini diberikan kepada para buruh pabrik dan buruh tani tembakau karena memang aturan dari Kemenkeu. Maka Pemerintah Kota Kediri ikut menjalankan aturan tersebut,” kata Mas Abu.

Abdullah Abu Bakar juga menjelaskan dana dari cukai ini oleh Pemerintah Kota Kediri diwujudkan dalam berbagai program mulai dari bayi dalam kandungan sampai orang meninggal. Pertama, untuk biaya kesehatan warga Kota Kediri, kedua digunakan untuk melatih para pekerja yang ada di Kota Kediri dan ketiga untuk bantuan-bantuan.

Wali Kota Kediri juga berharap program-program Pemerintah Kota Kediri bisa terus berjalan. Sehingga ada program yang bisa menangungi khususnya bagi warga Kota Kediri yang tidak mampu. Selain itu, Pemerintah Kota Kediri ke depan bisa membuat program yang lebih bagus lagi.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Kediri Paulus Luhur Budi Prasetya menambahkan, BLT ini disampaikan sekali dalam satu tahun. Untuk buruh pabrik rokok, berdasarkan data terbanyak bekerja di PT. Gudang Garam. Tbk.

β€œAmanah dari Kemenkeu untuk buruh rokok dan petani tembakau, bertujuan memakmurkan mereka. Semau buruh baik di kota dan kabupaten lain juga menerima dengan nilai yang sama, sesuai asas keadilan,”tukasnya.(𝙛𝙖𝙣

Tinggalkan Balasan