Sekda Jatim Serahkan Bantuan Alsintan di Singosari, Dorong Modernisasi Pertanian dan Ketahanan Pangan
LENBARI.COM | MALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus mendorong modernisasi sektor pertanian guna memperkuat ketahanan pangan dan mempertahankan posisi Jawa Timur sebagai salah satu lumbung pangan nasional.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada sejumlah kelompok tani dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. Kegiatan berlangsung di Lapangan Tumapel, Kelurahan Pagentan, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Senin (2/11/2026).
BACA JUGA:
Perumda Tirta Kanjuruhan Malang Jadi Rujukan, Perumda Tirta Bening Pati Pelajari Sistem Perpompaan
Bantuan diserahkan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, A.Ks., M.A.P., kepada perwakilan kelompok tani dan gabungan kelompok tani (Gapoktan). Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 100 orang, termasuk jajaran perangkat daerah Provinsi Jawa Timur, Dinas Pertanian Kabupaten Malang, Muspika Singosari, penyuluh pertanian, serta para petani.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, Dr. Ir. Heru Suseno, M.T., dalam sambutannya menjelaskan bahwa Pemprov Jatim menyiapkan total 341 unit bantuan alat dan mesin pertanian untuk kelompok tani di seluruh Jawa Timur.
Jumlah tersebut terdiri atas 231 unit alsintan untuk kegiatan prapanen dan 110 unit alsintan pascapanen.
Khusus dalam program bantuan yang disalurkan kepada kelompok tani, terdapat berbagai jenis peralatan pertanian, di antaranya dua unit combine harvester, dua unit alat perontok jagung, dua unit traktor rotary, alat tanam padi, serta drone pertanian.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pekerjaan petani, mempercepat proses pengolahan lahan, serta mendukung peningkatan produktivitas pertanian.
Dalam sambutannya, Adhy Karyono menyampaikan bahwa Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memiliki komitmen untuk menjadikan Jawa Timur sebagai provinsi yang semakin kuat sebagai lumbung pangan dan pertanian nasional.
Menurutnya, momentum Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur juga dimanfaatkan untuk memberikan tambahan dukungan anggaran, khususnya bagi sektor pertanian dan perkebunan.
Ia menyebutkan, produksi padi Jawa Timur pada 2025 mencapai 10,22 juta ton gabah kering giling (GKG), meningkat sekitar 6,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Produksi tersebut setara dengan sekitar 6,03 juta ton beras.
Capaian tersebut, lanjutnya, masih berpeluang ditingkatkan dengan target produksi gabah kering giling mencapai 12 juta ton.
“Upaya strategis yang harus terus dilakukan pemerintah bersama para petani adalah modernisasi peralatan pertanian. Salah satunya melalui peningkatan kapasitas petani agar mampu memanfaatkan teknologi dan alat-alat pertanian modern,” ujarnya.
Adhy juga berharap bantuan alsintan yang diserahkan dapat dimanfaatkan secara optimal, dirawat dengan baik, serta digunakan sesuai kebutuhan kelompok tani.
Dengan dukungan peralatan modern, diharapkan proses produksi pertanian semakin efisien, biaya operasional dapat ditekan, dan hasil panen petani semakin meningkat.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.58 WIB tersebut berakhir sekitar pukul 11.50 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.
Melalui penyaluran bantuan ini, Pemprov Jawa Timur berharap modernisasi pertanian semakin merata hingga tingkat kelompok tani, sekaligus memperkuat kontribusi Kabupaten Malang dalam menjaga ketahanan pangan daerah maupun nasional.
BACA JUGA:
Sabu 1,2 Ton Terungkap di Aceh, NNCC Tiongkok Beri Apresiasi kepada Polri.
Editor : David






