Gaduh…Munculnya Petisi RT dan RW Kelurahan Lirboyo Menuntut Ketua LPMK Mengundurkan Diri.

0

 

 

 

Kediri lenbari.com ||Ketidakpuasan ketua RT dan RW di kelurahan Lirboyo Kecamatan mojoroto Kota Kediri, hampir 90 persen ketua RT dan RW menghendaki ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) untuk mengundurkan diri.

 

 

Saat forum rembuk LKK ( Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan) Lirboyo pada hari Rabu 4 februari 2026 yang dilaksanakan di gedung serba guna Kelurahan Lirboyo yang yang dihadiri kepala kelurahan Lirboyo beserta jajaran, Babinkamtibmas, seluruh Ketua RW dan RT ,ketua Karang taruna dan Ketua LPMK dan pengurus.

 

Dalam forum rembuk ketua RW dan RT mempertanyakan kinerja Ketua LPMK,

Diduga adanya sederet raport merah kinerja sang ketua LPMK yang dinilai arogan dan tidak transparan dalam kegiatan dan mengendalikan kegiatan di pemerintah kelurahan Lirboyo, hingga memicu munculnya petisi 32 RT dan RW.

 

Dalam surat pengaduan yang dilayangkan oleh para tokoh masyarakat Lirboyo tanggal 29 Desember 2025, mengungkap beberapa poin krusial yang menjadi dasar “mosi tidak percaya” tersebut dituding ikut main Proyek di sekolah rakyat yang berada di Kelurahan Lirboyo dan tidak Transparan, Poin paling krusial dalam aduan tersebut adalah sebagai Ketua LPMK tidak bisa menjaga kerukunan di masyarakat Lirboyo.

 

Dalam setiap pelaksanaan kegiatan dilakukan tanpa koordinasi dengan pihak RT dan LKK lainnya sehingga dalam pelaksanaan kegiatan tidak bisa maksimal, kepemimpinan yang dinilai arogan dan tidak transparansi soal anggaran, gaya kepemimpinan sang ketua LPMK juga menjadi sorotan tajam.

 

Disharmonisasi akibat dari sikap ketua LPMK jarang bermusyawarah dengan pengurus RT, memicu keretakan komunikasi di lingkungan kelurahan, sikap arogan ucapan dan kalimat yang digunakan kepada ketua karang taruna, hingga staf kelurahan dinilai tidak pantas, menciptakan suasana kerja yang toksik.

 

Para Ketua RW dan RT menegaskan bahwa tuntutan mereka hanya satu ketua LPMK Kelurahan Lirboyo Segera mengundurkan diri, demi kondusifitas lingkungan kelurahan Lirboyo.

 

Menurut salah satu perwakikan Ketua RT Achmad Kasanudin mengatakan, ” permintaan ini bukan karena adanya dorongan dari pihak lain tetapi memang atas dasar ketidakpuasan kinerja ketua LPMK yang tidak sesuai dengan tupoksinya, dan otoriter dalam kepemimpinan LPMK .”

 

Saat wartawan media ini konfirmasi melalui telepon seluler ke Lurah Lirboyo Panji Hartawan mengatakan,” membenarkan adanya kegaduhan di tingkat RW dan RT terkait permintaan pengunduran diri Ketua LPMK, dan surat pengunduran diri Ketua LPMK sudah kita terima.” Jum’at (13/2/26)

 

Meskipun Ketua LPMK telah menyatakan pengunduran dirinya yang tertuang dalam Surat Pernyataan tertanggal ” 7 Pebruari 2026 “, namun Ketua RT dan RW berharap Kepala Kelurahan Lirboyo segera menanggapi dan mengadakan pemilihan Ketua LPMK yang baru, agar organisari LKK yang ada di Kelurahan Lirboyo bisa kembali melaksanakan tupoksinya seperti semula. (Dre)

Tinggalkan Balasan