Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H di SMP Negeri 1 Bululawang
Lenbari.com Malang : Suasana religius dan penuh kebersamaan terasa di SMP Negeri 1 Bululawang pada Jumat (12/9/2025) pagi. Seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan berkumpul di Masjid Baitul Mukmin SMPN 1 Bululawang untuk mengikuti Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H. Tahun ini, peringatan Maulid Nabi mengangkat tema _“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. adalah momentum untuk mengenang pembebasan manusia dari kegelapan menuju cahaya iman.”
BACA JUGA:
SMKN 1 Sukorejo Pasuruan Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Dengan Meriah
Sejak awal pekan, berbagai lomba bernuansa Islami telah digelar. Pada hari Selasa, para siswa berkompetisi dalam lomba adzan, dilanjutkan dengan lomba tartil Al-Qur’an pada Rabu. Semarak Maulid semakin terasa pada Kamis dengan lantunan sholawat Diba’ yang diperlombakan antarkelas. Tidak kalah menarik, lomba pidato tahun ini dikemas secara daring melalui platform TikTok dengan tagar *#MaulidNabiSMPN1Bululawang*. Video penampilan siswa yang dikirimkan ke akun resmi SMPN 1 Bululawang mendapat respons hangat, apalagi juga diperkaya dengan unggahan menggunakan tagar *#NesabulaHebat*, yang bisa ditelusuri untuk melihat kreativitas para peserta.
BACA JUGA:
Gebyar acara pada hari Jumat dimulai pukul 07.00 WIB dengan pembacaan Maulid Diba oleh tim Al-Banjari Zada Zyauqi dari SMPN 1 Bululawang. Suara merdu para penabuh dan pembaca syair mengiringi hadirin larut dalam pujian kepada Nabi Muhammad SAW. Dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, suasana Masjid Baitul Mukmin semakin khidmat.
Dalam sambutannya, Kepala SMP Negeri 1 Bululawang Bapak Suntoro, S.Pd., M.Si., M.M.Pd menekankan bahwa Maulid Nabi bukan hanya tradisi tahunan, melainkan kesempatan berharga untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW. “Melalui Gebyar Maulid Nabi ini, kami ingin membangun generasi yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia, cinta Al-Qur’an, dan mampu berkarya dengan cara-cara kreatif sesuai zamannya,” ujarnya.
Puncak acara semakin semarak ketika juara pertama lomba pidato tampil membawakan karyanya di depan hadirin. Dengan penuh percaya diri, ia menyampaikan pesan moral tentang pentingnya meneladani Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. Tepuk tangan riuh dari siswa dan guru mengiringi penampilannya.
Salah satu peserta lomba tartil, Rizka Salsabila mengaku bangga bisa ikut serta. “Awalnya gugup, tapi senang sekali bisa tampil. Saya jadi lebih termotivasi untuk memperbaiki bacaan Al-Qur’an,” tuturnya. Sementara itu, Azza, juara lomba pidato dari kelas VIII, menyampaikan rasa syukurnya. “Lomba lewat TikTok ini pengalaman baru. Saya tidak menyangka bisa menang, yang terpenting saya bisa menyampaikan pesan tentang akhlak Rasulullah kepada teman-teman,” ujarnya.
BACA JUGA:
Pangdivif 2 Kostrad Tinjau Latihan Terjun Payung Brigif 18/Trisula di Grati.
Acara ditutup dengan doa seluruh keluarga besar SMPN 1 Bululawang. Rangkaian kegiatan ini bukan hanya menjadi sarana mempererat ukhuwah, tetapi juga momentum bagi siswa untuk menghidupkan kembali semangat perjuangan Rasulullah dalam membimbing umat dari kegelapan menuju cahaya iman. ( Van )






