Presiden Joko Widodo Buka Suara Terkait,Birokrasi Harusnya Melayani, Bukan Mempersulit dan Bukan Malah Memperlambat
π ππ ππ§π©π π‘ππ£πππ§π.ππ€π’ ||Presiden Joko Widodo mengatakan, Kehadiran birokrasi itu harusnya melayani, bukan mempersulit dan bukan malah memperlambat sehingga seharusnya yang menjadi tolak ukur adalah kepuasan, manfaat yang diterima, hingga kemudahan urusan masyarakat,”tandas Orang nomor satu di Indonesia dalam acara SPBE Summit 2024 dan Peluncuran GovTech Indonesia
BACA JUGA:
Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) Desa Randuagung, Semakin Maju Dengan Pesat
Jokowi menambahkan,GovTech INA Digital, teknologi untuk memudahkan birokrasi pelayanan pemerintah kepada masyarakat.
Sebelumnya terdapat 27 ribu aplikasi level pemerintahan pusat maupun daerah yang tidak terintegrasi. Maka, GovTech INA Digital diharapkan membuat semua terintegrasi, meminimalisasi birokrasi yang rumit, serta mengakselerasi sistem digital di sejumlah layanan prioritas,”ujarnya pada Senen (27/5/2024)
BACA JUGA:
Ditreskrimum Polda Jatim Berhasil Mengamankan 3 Tersangka Pelaku Penembakan di Tol Waru Sidoarjo
“GovTech INA Digital harus digunakan untuk memperkuat digitalisasi sistem pelayanan publik, juga meningkatkan daya saing Indonesia. Untuk itu, pemerintah pusat dan daerah harus bersama-sama melakukan integrasi dan interoperabilitas aplikasi serta data demi pemanfaatan GovTech INA Digital,”pungkas Jokowi yang di rilis Biro Pers
(Red)






