Kirab Budaya “Sumberporong untuk Nusantara” Meriahkan HUT RI ke-81, Wujud Nyata Pelestarian Budaya dan Persatuan
Malang, LENBARI – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Desa Sumberporong, Kecamatan Lawang,Kabupaten Malang, menggelar rangkaian kegiatan Bersih Desa dan Kirab Budaya tahun 2026 dengan mengusung tema “Sumberporong untuk Nusantara”. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan sekaligus melestarikan kekayaan budaya bangsa di tengah arus modernisasi.
BACA JUGA :
166 Pejabat Dilantik, Bupati Malang: Tinggalkan Birokrasi Lambat, Layani Rakyat dengan Cepat!
Kepala Desa Sumberporong, Hj. Idhiningrum, S.Sos, SH, MM, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur sekaligus upaya memperkuat nilai-nilai persatuan di tengah masyarakat.
“Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus pelaksanaan Bersih Desa dan Kirab Budaya Desa Sumberporong, kami mewakili seluruh masyarakat memohon doa restu agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, penuh keberkahan, serta membawa kebaikan bagi kita semua,” ujarnya.

Ia juga berharap seluruh masyarakat senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, serta limpahan rahmat dan perlindungan dari Allah SWT. Tak lupa, shalawat serta salam disampaikan kepada Nabi Besar Muhammad SAW sebagai teladan umat.
Lebih lanjut, Hj. Idhiningrum mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari warga, tokoh masyarakat hingga tokoh agama, untuk menjadikan momentum peringatan kemerdekaan sebagai sarana mempererat kebersamaan.
“Kami mengajak seluruh warga untuk meningkatkan semangat gotong royong, memperkuat silaturahmi, serta menumbuhkan toleransi antar sesama, demi menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan bangsa,” tambahnya.
Kirab budaya yang menjadi puncak kegiatan menghadirkan keberagaman Nusantara dari Sabang hingga Merauke. Setiap perwakilan dari RW 1 hingga RW 17 turut ambil bagian dengan menampilkan atraksi budaya yang menggambarkan berbagai kerajaan dan kearifan lokal di Indonesia, mulai dari Kerajaan Singosari hingga budaya dari Aceh.
Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar perayaan, melainkan bentuk nyata kepedulian masyarakat dalam menjaga dan melestarikan budaya lokal di tengah derasnya pengaruh globalisasi dan perkembangan digital.
“Kemajuan teknologi adalah bagian dari kehidupan, namun tidak boleh menghilangkan jati diri kita sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai Bhinneka Tunggal Ika,” tegasnya.
Dengan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya, Pemerintah Desa Sumberporong berharap kegiatan ini mampu menjadi inspirasi serta memperkuat identitas bangsa di tingkat desa.
“Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan membawa manfaat bagi kita semua,” tutupnya.
BACA JUGA:
PartiLibur Caravan Angkat Kota Batu Jadi Destinasi Festival Musik
(LENBARI – Jendela Informasi Publik)






