Warga Perbatasan Pasuruan–Malang Gotong Royong Aspal Jalan Alternatif di Turirejo
Pasuruan – Malang lenbari.com ||Semangat gotong royong kembali ditunjukkan warga masyarakat perbatasan Kabupaten Pasuruan dan Kabupaten Malang. Warga Desa Jatisari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, secara swadaya melakukan pengaspalan jalan yang berada di wilayah Desa Turirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.
Pengaspalan jalan tersebut dilakukan dengan cara urunan atau iuran sukarela dari warga. Jalan yang sebelumnya rusak sepanjang kurang lebih 120 meter kini telah diperbaiki dan diaspal sehingga dapat dilalui dengan lebih nyaman oleh masyarakat.
BACA JUGA :
Pemerintah Tegaskan Komitmen Lindungi Aktivis dan Tegakkan Hukum atas Serangan terhadap KontraS
Salah satu warga Jatisari, Arif, mengatakan bahwa perbaikan jalan tersebut murni berasal dari kepedulian masyarakat tanpa bantuan dari pemerintah.
“Pengaspalan jalan ini murni dari warga Jatisari. Alhamdulillah masyarakat dengan kesadaran sendiri bergotong royong mengeluarkan uang pribadi untuk memperbaiki jalan ini,” ujar Arif.
Ia menjelaskan, jalan tersebut merupakan jalur alternatif yang cukup sering dilalui masyarakat, khususnya warga perbatasan Pasuruan dan Malang. Kondisi jalan yang rusak sebelumnya membuat pengguna jalan merasa kurang nyaman saat melintas.
Menurut Arif, banyak warga Desa Jatisari yang sebenarnya berasal dari wilayah Malang. Karena sering melintasi jalan tersebut, warga akhirnya berinisiatif memperbaikinya secara swadaya.

“Jalan ini sering dilewati warga. Karena kondisinya rusak dan kurang nyaman, akhirnya warga berinisiatif melakukan iuran untuk memperbaikinya. Sekarang jalannya sudah mulus dan bisa dinikmati masyarakat,” tambahnya.
Dengan selesainya pengaspalan tersebut, masyarakat kini dapat melintas dengan lebih aman dan nyaman, terlebih menjelang Hari Raya Idulfitri yang biasanya diikuti meningkatnya aktivitas warga di jalur tersebut.
BACA JUGA :
Aksi gotong royong ini menjadi bukti kuatnya kepedulian dan kebersamaan masyarakat dalam menjaga fasilitas umum, meski tanpa menunggu bantuan dari pemerintah.
Editor : David






